You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Menteng Mulai Pilah Sampah Dari Sumber
photo Doc - Beritajakarta.id

Belasan Ribu Rumah Warga di Jakpus Sudah Memilah Sampah Dari Sumber

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Pusat hingga kini terus menggencarkan program pemilahan sampah dari sumbernya.  

"Sosialisasi secara masif berdampak,"

Alhasil, belasan ribu rumah warga yang tersebar di delapan kecamatan se-Jakarta Pusat telah melakukan pemilahan sampah dari sumbernya. 

Kepala Suku Dinas LH Jakarta Pusat, Slamet Riyadi mengatakan, dari data hingga 22 Juni 2026 tercatat 14.330 dari total 124.318 rumah atau sekitar 11,53 persen di delapan kecamatan telah melakukan pemilahan sampah.

44 Lurah di Jakpus Diminta Masifkan Gerakan Pemilahan Sampah

"Jika dibandingkan data Mei 2026, tercatat 12.948 rumah memilah atau mengalami kenaikan 1.392 rumah hingga tanggal 22 Juni 2026," ujarnya, Jumat (26/6). 

Ia mengungkapkan, pihaknya secara masif telah melakukan sosialisasi pemilahan sampah sejak awal Mei 2026 di tingkat kota, delapan kecamatan, 44 kelurahan serta 18 lokasi Horeka.

"Sosialisasi secara masif berdampak terhadap semakin meningkat warga di Jakarta Pusat melakukan pemilahan sampah dari sumbernya yakni rumah tangga. Kami berharap rumah pemilah semakin bertambah," ungkapnya. 

Slamet menjelaskan, program pemilahan sampah di Jakarta Pusat berdampak nyata terhadap penurunan volume sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang. Ini dibuktikan berdasarkan data, sekitar 6,2 ton sampah anorganik setiap hari berhasil direduksi melalui 414 bank sampah yang tersebar di delapan kecamatan.

"Serta dua ton sampah organik setiap hari diolah di Suku Dinas LH Jakarta Pusat dan masyarakat menjadi pupuk kompos, maggot serta eco enzim," jelasnya. 

Ia optimistis, target pengurangan 50 persen volume sampah dari Jakarta Pusat yang dibuang ke TPST Bantargebang tercapai pada Agustus 2026 melalui dukungan penuh elemen masyarakat dan aparatur daerah. 

"Kunci utama keberhasilan program ini yakni perubahan perilaku masyarakat seperti membawa tas belanja sendiri saat ke pasar untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5495 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1951 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1925 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1898 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1701 personAnita Karyati